Presiden Zimbabwe Dituntut Mengundurkan Diri

Presiden Zimbabwe Dituntut Mengundurkan Diri

Para pemrotes berkumpul di ibukota Zimbabwe Harare untuk menuntut pengunduran diri Presiden Robert Mugabe. Aksi tersebut didukung oleh militer yang melakukan pengambilalihan pada hari Rabu kemarin (15/11). Cabang regional partai Zanu-PF yang berkuasa, serta veteran perang – yang sampai tahun lalu setia kepada presiden – juga mengatakan Mugabe harus berhenti. Tentu

Mugabe Dipaksa Mundur

Militer dikabarkan bergerak untuk melengserkan kekuasaan Robert Mugabe. Sebelumnya, Mugabe telah memecat Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa pekan lalu, yang tampaknya membuka jalan bagi istrinya Grace Mugabe – yang usianya empat dekade lebih muda dari dia – untuk mengambil alih jabatan presiden sebagai gantinya.Ya, Mugabe telah memimpin Zimbabwe sejak memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1980. Istrinya dianggap akan menggantikannya namun sepertinya rakyat tidak menerimanya.

Pihak militer sendiri mengatakan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan Mugabe dan akan memberi tahu masyarakat tentang hasil perundingan “sesegera mungkin”. Di sisi lain, Christopher Mutsvangwa – pemimpin asosiasi veteran perang berpengaruh – awal pekan ini menyerukan jumlah yang besar pada aksi demonstrasi tersebut untuk segera menggulingkan Robert Mugabe.

Dia mengatakan: “Kami ingin mengembalikan kebanggaan kami dan besok adalah hari … (dimana) kami bisa menyelesaikan pekerjaan yang tentara telah mulai. Tidak ada jalan lagi untuk Mugabe (untuk menjadi presiden), dia harus pergi,” katanya.

Sementara itu, setidaknya delapan dari 10 cabang regional partai Zanu-PF pada hari Jumat memilih Mugabe untuk mengundurkan diri sebagai presiden dan sekretaris partai. Dalam siaran yang belum pernah terjadi sebelumnya, beberapa pemimpin regional muncul di televisi pemerintah yang mengatakan bahwa Mugabe harus mengundurkan diri.

Mereka juga meminta Grace Mugabe untuk mengundurkan diri dari partai tersebut, dan agar Mr. Mnangagwa dipekerjakan kembali di komite pusat partai tersebut. Anggota partai sepakat untuk memobilisasi dukungan dan menghadiri demonstrasi hari Sabtu. Acara tersebut berencana mengadakan sesi komite sentral khusus pada akhir pekan untuk membahas krisis tersebut.

Desakan Terus Dilakukan Dimana-Mana

Secara terpisah, Pasukan Pertahanan Zimbabwe (Zimbabwe Defense Forces / ZDF) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa pihaknya telah didekati oleh penyelenggara demonstrasi tersebut, yang digambarkan sebagai aksi “demonstrasi solidaritas”. Pernyataan tersebut kemudian mengatakan; “Oleh karena itu, ZDF menasihati bangsa bahwa selama aksi demonstrasi yang direncanakan tetap tertib, damai … dan tanpa perkataan dan hasrat untuk menimbulkan kekerasan, kampanye judi bola tersebut sepenuhnya mendukung pawai tersebut.”

Kelompok-kelompok liberal yang menentang presiden juga mendukung demonstrasi tersebut. Begitu juga dengan pemimpin protes #Thisflag tahun lalu, Evans Mwarire, yang mendesak semua orang untuk keluar. Situasi yang sulit bagi Mugabe dan krisis ini terus berlanjut. Bahkan, setelah sebelumnya Mugabe menjadi tahanan rumah selama beberapa hari, kemudian dia keluar untuk menghadiri acara wisuda sebagai tradisi tahunan, dia tetap terlihat sudah tidak dianggap.

Mugabe membuka upacara di Universitas Terbuka Zimbabwe, di mana dia adalah kanselir. Media di sana mengatakan bahwa presiden diizinkan untuk berada di acara wisuda dan disarankan untuk tetap berpura-pura bahwa militer tidak melakukan kudeta. Sedangkan banyak orang yang juga menghadiri acara wisuda tersebut terdiam karena rasa hormat yang tulus dan mendalam kepadanya.

Salah satu orang yang dianugerahkann di acara wisuda tersebut adalah Marry Chiwenga, istri jenderal yang menahannya pada hari Rabu. Sedangkan Grace Mugabe tidak terlihat di acara wisuda tersebut. Diperkirakan dia telah meninggalkan negara itu tapi pada hari Kamis dia tiba di rumah bersama Mugabe. Belum jelas nasib Mugabe dan istrinya akan bagaimana. Krisis terus membesar. Kemungkinan dia terpaksa harus mundur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *