Dalam Tiga Jam, Dana Untuk Kampanye Ridwan Kamil Terkumpul Rp 60 Juta

Dalam Tiga Jam, Dana Untuk Kampanye Ridwan Kamil Terkumpul Rp 60 Juta

Peta persaingan politik di Jawa Barat (Jabar) memang sudah semakin panas. Dengan tahun 2017 tinggal menyisakan satu bulan lagi, berbagai langkah inovatif sudah dilakukan oleh mereka yang terang-terangan akan menjadi bakal calon gubernur. Salah satunya adalah Walikota Bandung, Ridwan Kamil, yang memang akan masuk sebagai salah satu calon kuat pemimpin provinsi Jabar itu.

 

Dikenal begitu populer di generasi milenial, cukup banyak aksi yang dilakukan demi mendukung Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil. Salah satunya dari Relawan Jabar Juara (RJJ) yang melakukan launching sekaligus sosialisasi program Udunan Warga di arena CFD Buahbatu kota Bandung hari Minggu (19/11). Udunan Warga adalah program RJJ untuk mengumpulkan donasi dari masyarakat untuk berkampanye dengan konsep ‘dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat’. Tak main-main, dana yang terkumpul hanya dalam waktu tiga jam saja mencapai 60 juta rupiah, seperti dilansir Kompas.

 

Program Udunan Warga ini didasari kebutuhan pendanaan kampanye Pilgub Jabar 2018 yang sangat besar terutama untuk kebutuhan sosialisasi. Koordinator Lapangan RJJ, Mochammad Hanief membenarkan bahwa memang dana 60 juta rupiah sukses terkumpul dalam waktu tiga jam lewat program Udunan Warga.

 

“Udunan Warga bakal terus dilakukan hingga tiba saatnya diberikan ke Kang Emil pada saat pelaporan dana kampanye ke KPU. Kita akan keliling ke seluruh Jabar dan coba masuk ke mall-mall serta pasar tradisional. Warga yang di rumah bisa mengakses udunan.jabarjuara.id dan nantinya setiap sumbangan akan dibeberkan secara transparan. Ke depannya kami ingin kandidat bandar poker yang menang hanya berhutang pada cita-cita warga bukannnya pada pihak tertentu.,” beber Hanief panjang lebar.

 

Golkar Kini Dukung Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien

 

Sejauh ini telah ada empat partai besar yang mendukung pencalonan Ridwan. Mereka adalah partai NasDem, PKB, PPP dan Golkar. Hanya dengan tiga partai pertama, Ridwan sudah memenuhi syarat maju ke Pilgub Jabar 2018 karena sudah mengantongi syarat minimal 20 kursi di DPRD Jawa Barat. Dengan adanya empat partai pendukung, kini Ridwan pun harus menentukan siapa bakal calon Wakil Gubernur (Wagub) pendamping dirinya yang ternyata sudah diusulkan oleh para partai.

 

PPP diketahui mengusulkan Bupati Tasikmalaya yang juga kadernya sendiri, Uu Ruzhanul Ulum. Sementara PKB menyebut nama Ketua DPW PKB Jabar, Syaiful Huda, anggota Dewan Syuro PKB, Maman Imanulhaq hingga Sekretaris Fraksi PKB di DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal. Tak mau kalah, Golkar juga mengusung nama Daniel Muttaqien Syaifuddin yang merupakan anggota DPRD dari fraksi Golkar yang ternyata adalah putra mantan Bupati Indramayu, Irianto MS Syaifuddin alias Yance.

 

Yang unik sebelumnya nama Daniel ini sempat ditolak oleh DPD Golkar Jabar. Namun setelah mendapat rekomendasi dari DPP Golkar, kini partai berlambang pohon beringin itu langsung tancap gas mendukung Ridwan. “Daniel ini kuat di daerah pantura sehingga diharapkan bisa mengcover kelemahan suara Ridwan Kamil di wilayah pantura,” jelas Iswara, Wakil Ketua DPD Golkar Jabar

 

Adanya Golkar Bisa Rusak Citra Ridwan Kamil?

 

Dukungan Golkar jelas membuat jalan Ridwan di Pilgub Jabar 2018 cukup mulus. Hanya saja Golkar kini tengah jadi sorotan masyarakat luas atas ulah sang Ketua Umum mereka, Setya Novanto yang terjerat mega proyek korupsi e-KTP. Bahkan menurut pakar komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, Ridwan seolah tersandera Golkar yang padahal sesungguhnya tidak dia butuhkan untuk maju ke Pilgub Jabar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *