Zlatan Ibrahimovic Sebut Pep Guardiola ‘Belum Matang’

Zlatan Ibrahimovic Sebut Pep Guardiola ‘Belum Matang’

Di saat Manchester City dan Pep Guardiola mendapatkan sorotan media karena kemenangan 4 – 0 atas Swansea City yang sekaligus menjadi kemenangan ke 15 berturut-turut yang menjadi kemenangan berturut-turut terlama di sepanjang sejarah Liga Primer Inggris, ungkapan ‘pedas’ disampaikan oleh Zlatan Ibrahimovic kepada Pep Guardiola. Sang bintang mengatakan jika Pep adalah pelatih yang belum matang. Bagaimana bisa Ibra mengatakan demikian?

Pep Belum Matang Sewaktu di Barcelona

Tentu, Zlatan Ibrahimovic tidak mengatakan kondisi Pep Guardiola sekarang yang dianggapnya kurang matang. Sebaliknya, Zlatan Ibrahimovic mencap Pep Guardiola sebagai pelatih togel singapura yang “belum matang” atas manajemen yang telah dilakukannya selama mereka bersama di Barcelona. Ya, pemain berusia 36 tahun itu bergabung dengan Guardiola di Nou Camp pada tahun 2009 setelah hijrah dari Inter Milan dan menjadi frustrasi karena kurangnya kesempatan untuk bergabung di tim utama. Ini dikarenakan pelatih tersebut memutuskan untuk membuat tim utama bersama Lionel Messi.

Guardiola telah menangani Ibrahimovic selama satu tahun saat mereka bertugas bersama di Catalonia dan selama itu, mantan pemain internasional Swedia tersebut mampu mencetak 16 kali dari 23 pertandingan. Kemudian, setelah memulai kehidupan yang mengesankan bagi Ibra di Spanyol bagi, hubungan keduanya ini menjadi retak saat striker tersebut tidak menyukai Guardiola karena mengubah taktiknya.

“Enam bulan pertama begitu sempurna, kemudian manajer mengubah sistem, taktik dan itu tidak berhasil bagi saya,” kata Ibrahimovic kepada Sky di Italia. “Saya pergi untuk berbicara dengannya, saya di sini untuk berbicara, jika Anda pikir itu untuk alasan lain maka kita tidak bisa bicara.”

“Saya berkata: ‘Saya percaya bahwa Anda mengorbankan beberapa pemain untuk satu pemain, Messi’ Dia berkata: ‘Saya tidak berpikir demikian, tapi saya mengerti apa yang Anda katakana. Saya akan menjaganya, tidak masalah. Saya akan menyelesaikan semuanya. “Saya pikir tidak apa-apa.”

“Pertandingan berikutnya saya berada di bangku cadangan, saya tidak mengatakan apapun, saya tetap bekerja,” Ibrahimovic menambahkan. “Pertandingan kedua, saya pikir dia bisa menyelesaikannya dengan baik dan dia tidak berbicara dengan saya atau menjelaskannya. Pertandingan ketiga (juga sama), hingga pertandingan keempat (atau yang akan datang) dan (tetap) bangku (cadagan) lagi.”

Pertemuan yang Membanggakan

Saat itu juga Ibrahimovic merasakan ada sesuatu yang aneh. Hal ini dikarenakan Pep sama sekali tidak pernah berbicara kepadanya atau hanya sekedar menatapnya. Ibra menceritakan jika dia masuk ke dalam suatu ruangan, maka Pep Guardiola akan berjalan keluar ruangan untuk menghindarinya. Tapi Ibra percaya jika Pep bukan orang yang jahat, hanya merasakan dia bukan pelatih yang dewasa atau kurang matang.

Dalam bukunya yang dipublish tahun 2011 yang berjudul ‘I Am Zlatan’, Ibrahimovic menyebut Guardiola sebagai ‘pengecut yang tak bernyawa’ menyusul sebuah perselisihan mengenai kekalahan semifinal Liga Champions antara Barcelona melawan Inter Milan yang digawangi Jose Mourinho. Untuk itu, Ibra benar-benar kesal terhadap Pep hingga mengeluarkan kata-kata kotor usai kekalahan Barca.

Menariknya, setelah peristiwa itu yang terjadi sudah lama, mereka berdua bertemu pada hari Minggu saat Manchester City memperpanjang keunggulan mereka di puncak klasemen Liga Utama Inggris dan mengoleksi 11 poin menyusul kemenangan 2-1 atas Manchester United di Old Trafford. Ibrahimovic bermain hanya 10 menit dalam pertandingan yang sejak saat itu membuatnya selalu dibayangi oleh huru-hara di terowongan yang berlangsung saat Man City merayakan kemenangan mereka. Ini adalah pertemuan yang membanggakan karena keduanya terlihat semakin matang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *