Month: May 2018

Sorak Gembira Ketahui Kemenangan ke-150 di Laga Liga Champions

Sorak Gembira Ketahui Kemenangan ke-150 di Laga Liga Champions

Real Madrid akhirnya berhasil mencatatkan rekor barunya dalam sejarah ajang Liga Champions sebagai klub yang pertama yang berhasil mengoleksi sebanyak 150 kemenangan pada turnamen itu setelah mereka mengalahkan Bayern Munchen dengan skor 2-1 pada leg pertama babak semifinal yang bertempat di Allianz Arena hari Rabu (25/4) kemarin.

Kemenangan ke-150

Pada era Liga Champions, EL Real sendiri sudah tampil pada putaran final dalam 22 buah musim. Tujuh buah di antaranya berakhir sebagai juara kompetisi yakni tahun 1997/1998, 1999/2000, 2001/2002, 2013/2014, 2015/2016, dan 2016/2017.

Dilansir dari CNN Indonesia, di bawah Madrid sendiri ada Barcelona dengan 138 buah kemenangan dan juga Bayern Munchen dengan total 128 kemenangan sebagai klub dengan catatan kemenangan yang paling banyak pada ajang Liga Champions.

Pada pertandingan leg pertamanya di semifinal Liga Champions tersebut, klub yang terkenal dengan julukan Los Blancoa terlebih dahulu tertinggal dengan adanya gol dari Jossua Kimmcih di menit ke-28.

Kemudian menjelang babak pertama berakhir, bek kiri Marcelo akhirnya menyamakan kedudukan dan juga membangkitkan kembali semangat togel singapura dan motivasi permainan tim tamu. Tim asuhan yang dipimpin oleh Zinedine Zidane tersebut pada akhirnya mampu mengakhiri laga dengan kemenangan sesudah gelandang Marco Asensio mencetak gol keduanya Untuk Real Madrid pada menit ke-57.

Kemenangan Madrid atas Bayern Munchen tersebut adalah yang kali ketiganya secara beruntun di Allianz Arena. Dua kemenangan Madrid yang sebelumnya terjadi di musim 2016/2017 tepatnya di babak seperempat final (2-1) dan juga musim 2013/2014 pada babak semifinal (4-0).

Menariknya di sini adalah, kemenangan-kemenangan tersebut ikut mengantarkan Real Madrid yang menjadi juara turnamen itu. Sekarang ini hal yang sama dapat terulang di musim ini setelah Madrid membuat malu FC Hollywood di depan pendukung sendiri.

Sampai dengan saat ini belum terdapat tim-tim yang meraih lebih banyak kemenangannya di Allianz Arena apabila dibandingkan dengan Real Madrid. Klub Liga Italia yakni AC Milan pun cuma mampu mendapatkan 2 buah kemenangan di kandang Bayern Munchen tersebut.

Kalahkan Bayern Munchen

Tak dapat diragukan lagi bahwa Real Madrid setelah ini mendapatkan modal yang amat bagus untuk leg keduanya ketika mengalahkan Bayern Munchen dengan skor 2-1. Kemenangan ketiga beruntun ini sangat menggembirakan bagi Madrid.

Memang di pertandingan kemarin, Bayern Munchen tak langsung menekan Madrid pada menit-menit awal. Sang striker, Robert Lewandowski menyisir dari sisi kanan pertahanan Madrid, dan mengirimkan umpan pada Thomas Mueller yang berada di kotak penalti. Sayangnya, Mueller pada saat itu tidak sedang dalam posisi yang tepat dan akhirnya gagal memanfaatkan umpan Lewandowski.

Akhirnya Madrid memberikan pengawalan yang sangat ketat pada pemain-pemainnya Munchen. Dan tidak bisa mengelak, kubu tuan rumah akhirnya nampak sangat kesulitan bahkan di 10 menit pertama.

Hal yang sama juga dilakukan Dio Roten sehingga pemain Madris pun mudah kehilangan gola dan sering melakukan pelanggaran untuk dapat menghentikan laju pemain Munchen.

Yang menjadi highlight adalah gol indah yang diciptakan oleh Cristiano Ronaldo pada menit ke-71 dengan tendangan voli kaki kirinya. Hanya, gol itu dianulir karena Ronaldo malahan dianggap lebih dahulu menyentuh bola dengan tangan kirinya.

Tim asuhan dari Jupp Heynckes itu sebenarnya hampir menyamakan kedudukan di menit-menit akhir waktu normal. Akan tetapi usaha mereka untuk mencetak gol menemui jalan buntu dikarenakan gagal menemui target.

Tayang 5 Juli 2018, ’22 MENIT’ Kisahkan Teror Bom Sarinah-Thamrin

Tayang 5 Juli 2018, ’22 MENIT’ Kisahkan Teror Bom Sarinah-Thamrin

Rangkaian peristiwa bom yang terjadi di Indonesia rupanya menjadi inspirasi sutradara Eugene Panji. Kali ini Panji mengambil latar belakang kejadian bom Sarinah-Thamrin pada Januari 2016 untuk diangkat dalam film berjudul 22 MENIT. Menggaet Ario Bayu sebagai polisi sekaligus pemeran utama, 22 MENIT kabarnya bakal dirilis pada 5 Juli 2018 mendatang.

 

Bisa dibilang kalau film 22 MENIT ini adalah sebuah proyek yang cukup berani karena bisa saja menjadi film teror bom poker uang asli pertama di Indonesia. Tak heran kalau Panji dan teman-teman melakukan riset yang sangat mendalam pada 22 MENIT. Kabarnya jajaran tim produksi melakukan riset hingga 1,5 tahun lamanya termasuk mengurus perizinan dari pihak terkait dan mempelajari rekaman CCTV di lokasi TKP. Tak hanya itu, beberapa korban asli dari bom Sarinah-Thamrin sampai diwawancarai demi cerita yang akurat.

 

Tak mau 22 MENIT dibuat asal-asalan, Panji meyakinkan kalau mereka melibatkan anggota kepolisian untuk membimbing. Bahkan para sineas, kru di balik layar hingga aktor-aktris yang terlibat sampai diajak ke laboratorium forensik hingga berkenalan dengan detasemen khusus penjinak bom. Selain itu, kabarnya juga 22 MENIT mendapatkan bantuan senjata asli dari kepolisian yang membuat film ini akan menghadirkan nuansa yang begitu nyata.

 

Syuting ’22 MENIT’ Bikin Macet Tiga Jam

 

Karena ingin memberikan sensasi nyata langsung di TKP bom sebenarnya, Panji pun memilih lokasi Thamrin sebagai tempat syuting. Sudah mendapatkan izin dari Polda Metro Jaya, 22 MENIT akan syuting selama 21 hari yakni selama tiga pekan ke depan setiap hari Sabtu-Minggu, seperti dilansir JPNN. Hanya saja syuting 22 MENIT ini rupanya berimbas pada kemacetan di sekitar Sarinah setiap akhir pekan yang membuat jajaran Polda Metro Jaya harus merekayasa arus.

 

Menutup ruas Thamrin mulai pukul 06.00-16.30 WIB, proses syuting 22 MENIT ternyata menimbulkan kemacetan dan menuai protes. Tak main-main, macet panjang bahkan berlangsung selama tiga jam lamanya. Menanggapi keluhan pengguna jalan, Panji pun meminta maaf atas gangguan tersebut dan beralasan semua dilakukan demi menghasilkan sebuah karya nyata di lokasi TKP asli demi rekam sejarah Indonesia.

 

Tak hanya Panji, Polri pun sampai turun tangan dan mengajukan permintaan maaf pula. Ketidaknyamanan ini diungkapkan oleh Irjen Setyo Wasisto selaku Kadiv Humas Polri kepada media hari Minggu (22/4) kemarin. Selain syuting di jalan Thamrin, Panji menyebutkan kalau syuting 22 MENIT juga dilakukan di sebuah lapangan daerah Cikeas, kabupaten Bogor. Di lokasi itu, tim 22 MENIT membuat replikasi Starbucks, salah satu lokasi yang jadi serangan teror bom Sarinah-Thamrin, seperti dilansir Tempo.

 

’22 MENIT’ Didukung Penuh Kepolisian Indonesia

 

Meskipun menuai kritik, 22 MENIT rupanya mendapat dukungan penuh jajaran kepolisian hingga Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Bukan tanpa alasan jika kepolisian Indonesia begitu mendukung, karena menurut Irjen Setyo, 22 MENIT akan jadi media sosialisasi bagi masyarakat agar lebih waspada pada ancaman teroris. Tak hanya 22 MENIT, kabarnya bagian Humas Polri sedang mempersiapkan dua film dokumenter yang akan ditayangkan dan masih dalam tahap pengembangan naskah.

 

Tirto melansir bahwa 22 MENIT akan jadi bagian Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan yang bekerjasama dengan Polri. Meskipun bukan program Humas Polri, Brigjen Krishna Murti yang merupakan salah satu pahlawan dalam bom Sarinah-Thamrinbertanggung jawab dalam produksinya. Hanya saja saat disinggung dana produksi berasal, Irjen Setyo hanya menyebutkan semuanya dari CSR.