Persija Masih Tetap Unggul dalam Melawan Bhayangkara FC

Persija Masih Tetap Unggul dalam Melawan Bhayangkara FC

Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta biasa disebut dengan Persija.Ini adalah sebuah perkumpulan pemain bola disana. Konon awalnya tim tersebut didirikan pada tanggal 28 November 1928. Waktunya tepat satu bulan pasca Sumpah Pemuda. Adapun The Jakmania merupakan suatu nama kelompok pendukungnya. Kabarnya gubernur Anies Baswedan sangat memperhatikan mereka sekali, serta beliau sedang membuatkan stadion yang telah digarap dari bulan Maret tahun dua ribu sembilan belas.

 

Dalan pecan ke tiga belas liga satu 2019, Persijaakan melawan Bhayangkara FC. Perlombaan sepak bola ini dilaksanakan di kota Bekasi, tepatnya di stadion Patriot Candrabhaga. Adapu waktu pelaksanaannya yaitu hari Minggu, tanggal sepuluh Agustus dua ribu sembilan belas. Bukan rahasia lagi, kalau menjadi tuan rumah, otomatis timnya harus menang, supaya tidak selalu dalam zona degradasi.

 

Persija Lebih Unggul

Dari 9 laga yang Persija ikuti, mereka berhasil memperoleh 4 kemenangan.Nyatanya klub tersebut lebih unggul dari Bhayangkara FC. Meskipun menang tetapi tim ini tetap harus bersiap mengahadapi Semen Padang, Borneo FC, dan Persipura Jayapura. Latihan dan stamina tentu lebih dijaga untuk mempetahankan kemenagan.

 

Di balik itu semua Bhayangkara FC pun tidak mau menyerah sampai disini, atas kekalahannya dalam melawan Persija.Klub ini masih memiliki peluang besar dalam merebut posisi 5 besar dalam pertandingan. Namun The Guardian atau tim tersebut tetap harus lebih giat dalam latihan.

Sandi Sute merupakan gelandang andalan Persija, yang berperan penting dalam mengatur serangan terhadap Bhayangkara FC.Dia sangat terampil mensiasati lawan bermainnya.Semua itu tentu dilakukan oleh sandi dengan penuh waspada dan menggunakan trik tertentu.

 

Adu Kehebatan Antar Kiper Persija dan Lawanya

Kiper merupakan penjaga gawang dalam permainan sepak bola. Kabarnya dua Kiper hebat Timnas Insonesia, akan beradu dalam satu pertandingan. Adapun namanya yaitu Awan Setho Raharjo, dengan Andritany Ardhiyasa.Meskipun salah satunya ada yang baru cidera, tetapi tetap berusaha menampilkan perfoma baiknya.Dalam menghadapi Bhayangkara FC, tentu membutuhkan banyak teknik toto online yang dilakukan oleh macan Kemayoran. Sebab lawannya itu menempati peringkat ke 7 , pada dua belas laga pernah 4 kali menang, empat kalah, dan selebihnya seri.

 

Susunan Pemain Kedua Tim

Adapun susunan pemain bola dari Persija, yaitu  Tony Sucipto, Riko Simanjuntak, Novri Setiawan, Andritany Ardhiyasa, Rohit Chand, Marko Simic, Ramdani Lestaluhu, Rezaldi Hehanusa, Ryuji Utomo, Maman Abdurahman, dan Ismed Sofyan.

 

Sedangkan Lawan dari Persija, tepatnya Bhayangkara FC nama pemainnya, antaralain ada Nurhidayat, Adam Alis, Arif Setiawan, Ramiro Fergonzi, Wahyu Subo Seto, M. Nur Iskandar, Wahyu Tri, Indra Kahfi, M. Hargianto, Dendy Sulistyawan, Anderson Salles.

 

Bruno Matos diketahui telah berselisih dengan pelatih Persija asal Spanyol yang bernama Julio Banuelos.Hal itu terjadi karena pemain tersebut kecewa tidak diikutsertakan dalam melawan Bhayangkara FC.Atlit klub Jakarta ini penasaran, kenapa dirinya dikeluarkan padahal tidak melakukan kesalahan, dan bermain dengan baik. Tapi pertanyaan itu semua tidak di jawab oleh sang pelatih. Dengan adanya permasalahan ini TNI AU Ardhi Tjahjoko, selaku manajer menjadi merasa sangat kesal.

Marko Simic merupakan pemain Persija yang biasa disebut dengan bomber asal Kroasia.Dia kabarnya dari delapan penampilan, pernah berhasil memperoleh 7 gol.Pemain yang satu ini sangat berguna untuk memperkuat banteng klub Jakarta. Sedangkan pada tim Bhayangkara FC, ada Herman Dzumafo yang dikenal telah mampu mencetak empat gol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *