Bulan: November 2019

Mengenal Para Villain Di Jagat Bumilangit

Mengenal Para Villain Di Jagat Bumilangit

Jika di Hollywood ada semesta Marvel dan DC Comics sebentar lagi industry perfilman Indonesia juga akan memiliki Semesta Bumilangit. Inilah tempatnya para pahlawan super asli tanah air bertempur membela kejahatan demi kedamaian bumi. Sebagaimana Marvel dan DC Comics karakter serta alur cerita film-film superhero ini diadaptasi dari cerita komik yang terbit di mulai tahun 50-an. Sederet actor dan aktris terkemuka turut ambil bagian memerankan para pahlawan super Indonesia ini. Mereka dibekali kekuatan yang diperoleh dengan cara ajaib atau dibawa saat lahir karena ditakdirkan melawan musuh yang juga luar biasa kuat. Siapa saja mereka? Simak ulasannya!

Siapa saja tokoh penjahat di seri superhero Jagat Bumilangit?

Inilah deretan karakter jahat yang bengis untuk dibasmi para superhero Bumilangit.

  1. Serigala Hitam – Berdasarkan komiknya superhero wanita Sri Asih memiliki musuh terkuat yang dijuluki Serigala Hitam. Penampilannya yang mengerikan juga mencerminkan kekuatan besar dan gelap yang tersembunyi pada fisiknya.
  2. Bocah Atlantis – Villain inilah nantinya yang akan membuat Aquanus kewalahan melawannya. Konon kekuatan Bocah Atlantis dan Aquanus memang hampir seimbang sehingga pertempuran mereka selalu berjalan alot. Belum diketahui apakah film Aquanus yang bakal mendapuk actor Nicholas Saputra juga akan menampilkan karakter tersebut.
  3. Sang Kolektor – Ini adalah musuh bebuyutan Godam, sahabat Gundala. Dalam keseharian dia menyembunyikan identitasnya dengan nama Awan. Yang menarik Sang Kolektor ini digambarkan sebagai wanita cantik yang kejam dan akan diperankan aktris Tatjana Saphira.
  4. Banyu Jaga – Musuh Mandala ini mempunyai kemampuan memainkan senjata pedang, sama seperti sang Pahlawan Super. Kekuatan mereka pun hampir berimbang.
  5. Pengkor – Pengkor adalah penjahat dengan raut wajah yang rusak karena luka bakar. Sejak awal Pengkor sudah membenci Gundala karena selalu menghalangi niat jahatnya dan bertujuan menghancurkan pahlawan super berkekuatan petir tersebut.
  6. Ki Wilawuk – Ini adalah musuh terkuat Gundala yang kabarnya akan diperankan oleh seniman dan budayawan, Sudjiwo Tejo.
  7. Mata Malaikat – Siapa sangka musuh bebuyutan Si Buta Dari Goa Hantu ternyata juga tunanetra. Meski demikian dia memiliki indera keenam yang sangat tajam dan jago bertarung seperti sang Superhero. Walaupun dijuluki Malaikat tetapi sesungguhnya si Villain ini sangat kejam dan tak mengenal belas kasih casino online.
  8. Seruling Sukma – Satu lagi musuh terkuat Si Buta adalah Seruling Sukma yang pernah sama-sama menjadi murid Kakek si Buta. Sayangnya setelah dewasa dirinya kemudian berubah arah menjadi jahat. Dari namanya tentu dapat ditebak bahwa senjata andalan karakter ini adalah seruling yang bila ditiup akan menghipnotis siapa pun yang mendengarkannya sehingga bersedia menuruti seluruh perintah Seruling Sukma.

4 Era Jagat Bumilangit

Creative producer Screenplay Bumilangit, sutradara Joko Anwar mengungkap bahwa plot cerita film seri ini terdiri dari 4 era, yaitu era legenda, jawara, patriot, dan revolusi. Era Jawara merupakan era para pendekar dengan setting masa kerajaan di tanah air. Ada sekitar 500 karakter yang diadaptasi dari 50 komik karya komikus Indonesia.

Berikutnya adalah Era Patriot atau jagoan dengan setting zaman sekarang, salah satunya adalah film Gundala. Pada Jagat Patriot ini terdapat 700 karakter yang diadaptasi dari 110 judul komik yang telah dirilis. Selanjutnya adalah era legenda dan revolusi yang masing-masing memiliki setting yang menarik.

Komik-komik yang mengilhami produksi film superhero tersebut telah dibaca oleh lebih dari 10 juta orang dan terjual lebih dari 2 juta eksemplar. Karakter-karakter superhero yang cukup menonjol adalah Gundala, Godam, Sri Asih, dan lain-lain.

Update Pemain-Pemai Indonesia dalam Laga Hong Kong Open 2019

Update Pemain-Pemai Indonesia dalam Laga Hong Kong Open 2019

Gelaran Hong Kong Open sedang berlangsung. Bagaimana dengan kabar pemain-pemain Indonesia? apakah mereka berhasil memberikan kabar baik bagi kita semua yang mendukung dari Tanah Air? Kabarnya Indonesia memastikan satu tempat di perempat final turnamen ini setelah Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan juga Wahyu Nayakan/Ade Yusuf sama-sama lolos ke babak 16 besar.

Ahsan/Hendra Kalahkan Lam Wai Lo/Liu Kuen Hon

Kemenangan Ahsan/Hendra dan juga Wahyu/Ade ini membuat Indonesia kemudian memastikan satu tempat di perempat final. Dan dengan ini, Ahsan/Hendra dan Wahyu/Ade akan bertemu di babak 16 besar.

Lolosnya Ahsan/Hendra ini dari buah pertandingan mereka yang sengit melawan Lam Wai Lo/Liu Kuen Hon di awal gim pertama. Kedua ganda pada gim pertama memang menunjukkan keunggulannya masing-masing dan sampai akhirnya Ahsan/Hendra sukses memimpin 2 poin, dengan angka 11-9 saat interval.

Kemudian Ahsan/Hendra menciptakan momentum yang sangat bagus untuk merebut 7 poin setelah interval yang membuat mereka menjauh dengan keunggulan 18-9. Tentunya ini membuat harapan pendukung Ahsan/Hendra semakin bersemangat. Ahsan/Hendra kemudian berhasil meraih game point dengan angka 20-10 dan akhirnya sukses menutup gim pertama dengans skor 21-11.

Hal yang hampir sama terjadi di gim kedua, Ahsan/Hendra kembali lagi mendapatkan tekanan dan juga perlawanan yang sangat sengit pada awal gim kedua. Ahsan/Hendra diungguli oleh Wai/Kuen dengan angka 9-10. Lalu dalam momen itu, The Daddies akhirnya mampu merebut 9 poin beruntun dan berhasil membalikkan keadaan dengan keunggulan 18-10.m

Ganda Hong Kong itu sempat mencoba memberikan perlawanannya namun Ahsan/Hendra dapat menyelesaikannya dengan baik sehingga berhasil meraih kemenangan 21-14.

Wahyu/Ade Kalahkan Akira Toga/Taichi Sato

Di pertandingan sebelumnya, hasil maksimal juga ditunjukkan oleh Wahyu/Ade. Mereka sukses melenggang ke babak kedua setelah melalui perjuangan yang sengit dan panjang melawan Akira Toga/Taichi Sato.

Wahyu/Ade menang dengan angka 6-12, 21-19, 21-19 hanya dalam tempo 55 menit saja.

Kemenangan Ahsan/Hendra dan Wahyu/Ade ini kemudian membuat Indonesia memastikan posisinya ke tahap yang lebih matang yaitu ke perempat final. Pasalnya, Wahyu/Ade bakal berjumpa dengan rekan senegaranya, Wahyu/Ade di babak 16 besar.

Praveen/Melati Lolos ke Babak Kedua

Kabar baik juga datang dari Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang berhasil lolos ke babak kedua turnamen Hong Kong Open 2019. Mereka berhasil melenggang ke babak kedua pasca memenangkan pertandingan atas ganda Taiwan, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang, dengan angka 15-21, 21-18, dan 21-13.

Di gim pertama, memang Praveen/Melati kesulitan untuk mengimbangi perolehan poin dari lawannya. Praveen/Melati langsung saja tertinggal dengan 0-4. Namun selepas interval, mereka tak mampu sekalipun memimpin perolehan angkanya

Gim pertama akhirnya berakhir dengan kekalahan Praveen/Melati. Akan tetapi, di gim kedua, permainan Praveen/Melati jauh lebih baik. Mereka mampu memdominasi perolehan angka dan tak sekalipun membiarkan lawannya memimpin seperti di gim pertama.

Walaupun sempat unggul dengan angka 11-4 di interval, Praveen/Melati pun sempat mendapatkan ancaman toto hongkong dari Yang/Hu. Ganda Taiwan tersebut sempat mengejar dan Cuma berjarak satu angka saja di skor 15-16 sebelum akhirnya Praveen/Melati memaksakan terjadinya rubber game yang berujung pada kemenangan mereka dengan angka 21-18.

Praveen/Melati kembali menunjukkan dominasinya di gim penentuan. Mereka memimpin 11-5 ketika interval dan menciptakan selisih 9 angka di angka 14-5. Lalu mereka berhasil unggul dengan 18-11 setelah kombinasi serangannya tak bisa diserang lawa. Akhirnya di match poin mereka berhasil menang dengan angka 20-12.