Kategori: BERITA

Persib Bungkam PSS Sleman 2-0

Persib Bungkam PSS Sleman 2-0


Kabar bahagia datang dari Persib Bandung yang menang di atas PSS Sleman dengan skor 2-0, dalam laga uji coba menjelang Liga 1 bertempat di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Senin (17/2) tadi.

Persib Kalahkan PSS Sleman dengan 2-0

Dalam laga uji coba ini, bisa dikatakan bahwa Persib mampu tampil dengan kekuatan terbaiknya. Sang pelatih, Robert Alberts memainkan pemain-pemain terbaiknya seperti misalnya Victor Igbonefo, Teja Paku Alam, sampai dengan 2 penyerang barunya, Geoffrey Castilion dan Wander Luiz.

Sementara itu, PSS Sleman masih belum bisa diperkuat dengan pemain yang baru saja didatangkannya dari Bali United, Irfan Bachdim. Persib pada saat itu mengandalkan duet dari Castillion dan Wander Luiz yang membuat kerepotan pertahanan PSS Sleman yang dikomandoi oleh Aaron Evans. Serangan tim Maung Bandung itu berkali-kali membahayakan pertahanan PSS.

Akhirnya tekanan yang mana terus dilakukan Persib itu berujung pada gol di menit ke-21. Sepak pojok yang mana dieksekusi oleh Frets Butuan akhirnya berhasil disundul oleh Victor Igbonefo tanpa bisa dibendung lagi oleh kipper PSS Sleman, Alexander.

Dengan tetinggalnya PSS Sleman dengan 0-1 akhirnya membuat tekanan mereka makin meningkat lagi. Akan tetapi, upaya yang dibangun oleh Super Elang Jawa sayangnya belum bisa berbuah positif karen Yevhen Bokhashvili sering sekali berjuang sendirian di lini depan. Yevhen sendiri padahal sempat menebar ancaman pada menit ke-32. Namun tendangan penyerang asal Ukraina tersebut masih saja belum membahayakan gawang Teja togel hongkong.

Gol Kedua di Babak Kedua Makin Perlebar Keunggulan Persib

Menjelang babak pertama selesai, Persib dapat memperlebar keunggulannya menjadi 2-0. Pelanggaran bek PSS Sleman, Alfonso de la Cruz pada Wander Luiz, di kotak penalty kemudian membuat wasit menunjuk titik 12 pas.

Eksekusi yang mana dilakukan Wander Luiz akhirnya membuat skor 2-0 yang mana bertahan sampai dengan babak pertama selesai. Di babak kedua, kemudian Persib Nampak tak lagi seleluasa dalam mengkreasi serangan dikarenakan PSS sudah bermain lebih agresif lagi. Permainan ngotot yang mana ditunjukkan kedua tim itu membuat laga makin panas dan lebih banyak berkutat pada lini tengah saja.

Hasilnya? Tak banyak peluang yang dapat dibuat oleh kedua tim. Salah satu peluang yang sebenarnya bagus dan dibuat oleh Persib adalah lewat tendangan pemain penggantinya, Beckham Putra Nugraha. Sayangnya, tendagan itu belum bisa mengancam gawang lawan di menit ke-71.

Pada sisa waktu pertandingan, kemudian PSS mencoba mencetak gol untuk memperkecil atau juga bahkan menyamakan kedudukan. Akan tetapi, sampai dengan laga usai, skor masih saja 2-0 untuk kemenangan Maung Bandung.

Hasil ini berjasil membuat Persib menjadi tren yang positif dengan meraih 3 kemenangan di laga uji coba. Pada dua laga yang sebelumnya dilakukan oleh Persib, mereka menang dengan skor 2-1 atas Barito Putera dan dengan skor 2-0 juga atas Persis Solo.

Ini lah susunan pemain Persib vs PSS Sleman:

Persib: Geoffery Castilion, Wander Luiz, Esteban Vizcarra, Dedi Kusnandar, Omid Nazari, Frets Butuan, Zalnando, Victor Igbonefo, Nick Kuipers, Ardi Idrus, dan Teja Paku Alam.

PSS Sleman:

Yehven Bokhashvili, Arsyad Yusgiantoro, Jefri Kurniawan, Fitra Ridwan, Guilherme Batata, Wahyu Sukarta, Derry Rahman, Aaron Evans, Alfonso de la Cruz, dan Bagus Nirwanto.

Dengan ini Persib Bandung makin Berjaya dan makin leluasa untuk melenggang ke babak selanjutnya laga ini.

 

Generasi Milineal Lebih Percaya Google daripada Pemerintah

Generasi Milineal Lebih Percaya Google daripada Pemerintah

Generasi millennials dikatakan sebagai generasi yang paham teknologi.Tapi seberapa sadar kita tentang jejak dan keamanan digital kita di dunia maya?Melihat bagaimana beberapa orang bereaksi terhadap peraturan baru-baru ini tentang pendaftaran nomor telepon dengan menggunakan kartu ID dan kartu Keluarga (kartu keluarga), tampaknya kita menyadari risiko terhadap keamanan data kita. Sebagian dari kita mempertanyakan pemerintah dengan keamanan data kita, meski kita juga sadar akan potensi keuntungannya seperti menangkap penipu ponsel dan SMS.

Lebih Percaya Google Ketimbang Pemerintah

Terlepas dari skeptisisme, ada yang berpikir jika ada baiknya setidaknya orang-orang bersikap kritis terhadap pemerintah tentang kerahasiaan data mereka juga melihat bagaimana tanggapan mereka terhadap Facebook atau Google dan platform lainnya.Ya, faktanya banyak millennials yang tidak ragu atau lebih percaya terhadap perusahaan raksasa teknologi swasta seperti Facebook, Google atau Twitter daripada pemerintah kita sendiri.

Kita tentu mempercayai mereka dengan data yang kita berikan.Bahkan banyak dari kita yang tidak memiliki pemikiran kedua saat memberikan data pribadi kita. Sehingga walaupun pada kenyataannya Google mengetahui nama, tempat tinggal dan siapa teman kita, kita sebagai generasi millennials merasa biasa saja dan tidak ada rasa khawatir apapun.

Sederhananya, data yang pemerintah kita coba kumpulkan dari seluruh pengguna alat komunikasi berupa ponsel tidak seberapa dibandingkan dengan data yang telah diberikan secara sukarela kepada perusahaan teknologi swasta di atas.Sekarang, pertanyaannya adalah, mengapa generasi millennials lebih mempercayai perusahaan swasta ini daripada pemerintah kita sendiri?

Untuk menjawab pertanyaan ini, mungkin kita harus mengajukan pertanyaan, “Maukah Anda mempercayai Mark Zuckerberg dan Sundar Pichai, yang telah bekerja bertahun-tahun untuk menciptakan sistem penyimpanan data yang lebih baik, atau birokrat di dalam pemerintah, yang telah berusaha membatasi aktivitas dewa judi Anda secara online, ketika harus menyimpan data Anda dengan aman?” Ini pertanyaan sulit memang.

Sistem Keamanan Perusahaan Swasta Lebih Baik

Kontributor Forbes Sarah Landrum berpendapat bahwa ini karena “iklim politik global di mana perusahaan, terutama yang paham teknologi, bergerak pada teknologi yang canggih dan cepat melebihi dari kemampuan pemerintah.” Sehingga millennials lebih mudah untuk percaya kepada perusahaan-perusahaan di atas karena menawarkan sistem keamanan yang lebih baik dan lebih kuat.Kemungkinan juga pemerintah kita bergantung pada mereka.

Tapi sepertinya tidak ada pilihan lain. Akan menjadi pertanyaan bagi setiap individu, apakah dirinya ingin ingin berpartisipasi dalam program pemerintah atau tidak.Cukup dilemma memang, apalagi saat ini banyak dari kita yang selalu terhubung ke internet setiap saat karena pekerjaan, sosial dan bahkan cinta kita bergantung padanya.Singkatnya, bukan hanya perusahaan-perusahaan raksasa tersebut yang harus dipercayai, tapi juga ikut berpartisipasi dalam menciptakan kehidupan sosial di dunia maya atau nyata yang lebih baik.

Pemerintah berasalan jika pengumpulan data tersebut dimaksudkan untuk menjaga keamanan pengguna internet, keamaan sistem politik dan juga sosial. Hal ini dikarenakan pihak berwenang nantinya akan lebih mudah untuk mendeteksi pengguna internet yang melanggar peraturan pemerintah seperti UU ITE atau ujaran kebencian. Namun, di sisi yang lain pengguna internet juga masih merasa ragu dengan keamanan yang ditawarkan pemerintah.

Oleh sebab itu, alangkah baiknya jika pihak pemerintah juga melakukan citra positif seperti yang dilakukan oleh perusahaan swasta tersebut di atas yang menjanjikan keamanan data dan privasi setiap pengguna yang telah mendaftar.Pemerintah seharusnya membuat semacam branding terhadap dirinya dan tidak lagi menjadi semacam mata-mata dari warganya sendiri yang akhirnya melunturkan kepercayaan publik terhadapnya.