Kategori: INTERNASIONAL

Pendiri Wikileaks Akhirnya ditangkap di London

Pendiri Wikileaks Akhirnya ditangkap di London

Kabar datang dari Julian Assange yang ditangkap di Kedutaan Ekuador di London, pada hari Kamis (11/4). Hal ini sudah dikonfirmasi oleh Menteri Dalam Negeri Inggris yaitu Sajid Javid lewat cuitannya. Ia menulis “Saya mendapatkan informasi bahwa Julian Assange saat ini berada di dalam kewenangan polisi dan akan menghadapi peradilan di Inggris,” ungkapnya.

“Saya ingin berterimakasih pada Ekuador atas kerja samanya dan juga Kepolisian Metropolitan London atas profesionalismenya. Tak ada seorang pun yang berada di atas hukum,” imbuhnya.

Setelah Tujuh Tahun Kasus Assange dihentikan

Assange berlindung di dalam Gedung kedutaan Ekuador sejak tahun 2012 guna menghindari ekstradisi ke Swedia. Ia diburu karena kasus penyerangan seksual yang mana sudah dihentikan kasusnya. Hakim di Pengadilan Westminister sendiri mengatakan bahwa Assange terbukti bersalah karena tak kunjung menyerah atas perintah dari pengadilan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa Kejaksaan Swedia menghentikan penyelidikan kasus pemerkoasaan yang mana diduga melibatkan Assange, yang dilakukan pada tahun 2010. Dan pada tahun 2017, akhirnya kasusnya dihentikan.

Kasus ini sebelumnya membuat pendiri Wikileaks ini menyelamatkan dirinya dengan tinggal di kedutaan Ekuador di London sejak tahun 2012.

Alasan yang dipaparkan oleh Marrianne Ny, Pejabat Kejaksaan Swedia mengatakan bahwa kasus ini dihentikan karena “tidak ada alas an untuk meyakini Assange dapat diserahkan ke apparat penegak hukum untuk menjalani proses hukum dalam waktu dekat.”

Ia juga menambahkan, “Dengan memperhatikan kenyataan bahwa semua kemungkinan untuk melanjutkan penyelidikan kasus ini telah dilakukan, seperti tak pas untuk mempertahankan penahanan in absentia pada Assange.”

Pada Mei 2017 lalu juga merupakan batas akhir untuk kejaksaan Swedia memperbaharui surat perintah penahanan Assange yang mana berlaku di seluruh negara Eropa, atau malah mencabutnya.

Akan didakwa 5 Tahun Penjara

Dan saat ini akibatnya ia menghadapi dakwaan konspirasi yang dilayangkan oleh Departemen Kehakiman AS terkait dengan pembocoran rahasia-rahasia pemerintah. Assange juga dituduh berkonspirasi dengan mantan analis intelijen AS yaitu Chelsea Manning untuk mengunduh pangkalan data yang sifatnya rahasia. Pemerintah Inggris akan langsung menentukan apakah Assange akan diekstradisi ke Amerika Serikat.

Apabila Assange diserahkan ke AS dan juga terbukti bersalah atas dakwaan konspirasi, maka ia akan terancam dengan dakwaan 5 tahun penjara.

Sementara itu, pengacara Assange, yaitu Jennifer Robinson, menyatakan bahwa ia akan berjuang melawan upaya pemerintah AS yang akan mengekstradisi kliennya. Menurut pendapatnya, ekstradisi Assange ini adalah “preseden berbahaya” dikarenakan wartawan togel singapura dapat didakwa karena “mempublikasikan informasi yang benar tentang Amerika Serikat.”

Sebelumnya Assange memprediksi bahwa dirinya akan terancam terekstradisi apabila sampai dirinya meninggalkan Kedutaan Besar Ekuador di London. Pria berumur 47 tahun ini menolak meninggalkan lokasi itu.

Lenin Moreno, Presiden Ekuador, menyebutkan bahwa pihaknya sudah mencabut pemberian suaka pada Assange karena negaranya “telah mencapai batas terkait perilaku Assange.”

Ia mengatakan, “Insiden terkini terjadi pada bulan Januari 2019 saat Wikileaks membocorkan dokumen-dokumen Vatikan. Kejadian itu dan publikasi yang lainnya mengonfirmasi kecurigaan dunia bahwasanya Assange masih terhubung dengan Wikileaks dan juga terlibat dalam campur tangan urusan dalam negeri negara lain.”

Tuduhan Moreno lain pada Assange pun mencakup pemblokiran kamera keamanan di kedutaan, mengonfrontasi petugas kedutaan dan juga mengakses dokumen keamanan. Di sisi yang lainnya, WikiLeaks melontarkan sebuah cuitan yang isinya tuduhan bahwa Ekuador sudah bertindak secara illegal dan juga “melanggar hukum internasional” dalam mencabut suaka politik Assange.

Presiden Zimbabwe Dituntut Mengundurkan Diri

Presiden Zimbabwe Dituntut Mengundurkan Diri

Para pemrotes berkumpul di ibukota Zimbabwe Harare untuk menuntut pengunduran diri Presiden Robert Mugabe. Aksi tersebut didukung oleh militer yang melakukan pengambilalihan pada hari Rabu kemarin (15/11). Cabang regional partai Zanu-PF yang berkuasa, serta veteran perang – yang sampai tahun lalu setia kepada presiden – juga mengatakan Mugabe harus berhenti. Tentu

Mugabe Dipaksa Mundur

Militer dikabarkan bergerak untuk melengserkan kekuasaan Robert Mugabe. Sebelumnya, Mugabe telah memecat Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa pekan lalu, yang tampaknya membuka jalan bagi istrinya Grace Mugabe – yang usianya empat dekade lebih muda dari dia – untuk mengambil alih jabatan presiden sebagai gantinya.Ya, Mugabe telah memimpin Zimbabwe sejak memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1980. Istrinya dianggap akan menggantikannya namun sepertinya rakyat tidak menerimanya.

Pihak militer sendiri mengatakan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan Mugabe dan akan memberi tahu masyarakat tentang hasil perundingan “sesegera mungkin”. Di sisi lain, Christopher Mutsvangwa – pemimpin asosiasi veteran perang berpengaruh – awal pekan ini menyerukan jumlah yang besar pada aksi demonstrasi tersebut untuk segera menggulingkan Robert Mugabe.

Dia mengatakan: “Kami ingin mengembalikan kebanggaan kami dan besok adalah hari … (dimana) kami bisa menyelesaikan pekerjaan yang tentara telah mulai. Tidak ada jalan lagi untuk Mugabe (untuk menjadi presiden), dia harus pergi,” katanya.

Sementara itu, setidaknya delapan dari 10 cabang regional partai Zanu-PF pada hari Jumat memilih Mugabe untuk mengundurkan diri sebagai presiden dan sekretaris partai. Dalam siaran yang belum pernah terjadi sebelumnya, beberapa pemimpin regional muncul di televisi pemerintah yang mengatakan bahwa Mugabe harus mengundurkan diri.

Mereka juga meminta Grace Mugabe untuk mengundurkan diri dari partai tersebut, dan agar Mr. Mnangagwa dipekerjakan kembali di komite pusat partai tersebut. Anggota partai sepakat untuk memobilisasi dukungan dan menghadiri demonstrasi hari Sabtu. Acara tersebut berencana mengadakan sesi komite sentral khusus pada akhir pekan untuk membahas krisis tersebut.

Desakan Terus Dilakukan Dimana-Mana

Secara terpisah, Pasukan Pertahanan Zimbabwe (Zimbabwe Defense Forces / ZDF) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa pihaknya telah didekati oleh penyelenggara demonstrasi tersebut, yang digambarkan sebagai aksi “demonstrasi solidaritas”. Pernyataan tersebut kemudian mengatakan; “Oleh karena itu, ZDF menasihati bangsa bahwa selama aksi demonstrasi yang direncanakan tetap tertib, damai … dan tanpa perkataan dan hasrat untuk menimbulkan kekerasan, kampanye judi bola tersebut sepenuhnya mendukung pawai tersebut.”

Kelompok-kelompok liberal yang menentang presiden juga mendukung demonstrasi tersebut. Begitu juga dengan pemimpin protes #Thisflag tahun lalu, Evans Mwarire, yang mendesak semua orang untuk keluar. Situasi yang sulit bagi Mugabe dan krisis ini terus berlanjut. Bahkan, setelah sebelumnya Mugabe menjadi tahanan rumah selama beberapa hari, kemudian dia keluar untuk menghadiri acara wisuda sebagai tradisi tahunan, dia tetap terlihat sudah tidak dianggap.

Mugabe membuka upacara di Universitas Terbuka Zimbabwe, di mana dia adalah kanselir. Media di sana mengatakan bahwa presiden diizinkan untuk berada di acara wisuda dan disarankan untuk tetap berpura-pura bahwa militer tidak melakukan kudeta. Sedangkan banyak orang yang juga menghadiri acara wisuda tersebut terdiam karena rasa hormat yang tulus dan mendalam kepadanya.

Salah satu orang yang dianugerahkann di acara wisuda tersebut adalah Marry Chiwenga, istri jenderal yang menahannya pada hari Rabu. Sedangkan Grace Mugabe tidak terlihat di acara wisuda tersebut. Diperkirakan dia telah meninggalkan negara itu tapi pada hari Kamis dia tiba di rumah bersama Mugabe. Belum jelas nasib Mugabe dan istrinya akan bagaimana. Krisis terus membesar. Kemungkinan dia terpaksa harus mundur.